• 24

    Sep

    BKB dan Ampera Memikat Pengunjung

    Dari Seputar Indonesia ———————————— Wednesday, 23 September 2009 PALEMBANG (SI) Dua tempat favorit di Palembang, yakni Plaza Benteng Kuto Besak (BKB) dan Jembatan Ampera, ramai dikunjungi wisatawan dadakan selama musim libur Lebaran ini. Berbagai jenis kendaraan bermotor dari luar Sumatera Selatan terlihat memadati areal parkir BKB dan berjejer di atas jembatan yang selama ini menjadi landmark Kota Palembang. Bahkan, banyak di antara pengunjung menyempatkan diri berfoto dan menikmati suasana Sungai Musi dari atas jembatan kebanggaan Wong Kito itu. Memang harus diakui, suasana di sekitar Jembatan Ampera,terutama saat malam hari,memancarkan pesona yang begitu indah dan tidak mudah dilupakan bagi pendatang. Apala
  • 14

    Aug

    Kuliner Khas 17 Agustus-an di Palembang

    Telok Pindang Ketan Sumpit Telok Ukan Telok Abang Sejak dari dahulu sejak zaman kemerdekaan di Palembang di palembang terutama di kawasan Jalan merdeka dari depan Hotel Musi banyak di temui kuliner 17 Agustusan khas Palembang, kata orang tua saya sejak beliau kecil kuliner tersebut sudah ada, seperti telok ukan, telok pindang dan ketan sumpit. Tetapi berdasarkan penuturan dari orang-orang tua ternyata telok abang yang berbentuk pesawat sudah ada sejak zaman kolonial belanda di mana saat sering ada pasar malam di kawasan benteng (sekarang Plaza Benteng Kuto besak), telok abang pun sudah di jual.
  • 4

    Jul

    Kerajinan Tenun Khas Palembang Lainnya

    Selain songket banyak juga jenis tenunan lain yand di hasilkan oleh masyarakat Palembang seperti yang “Tenunan Gebeng”, yang bermotifkan seperti limar patut, limar mandi, limar pocok, poleng gribik, poleng dapros, poleng es lilin dan poleng brongsong, tetapi karena susah perawatannya tenunan jenis ini banyak di tinggalkan.
  • 8

    Jun

    Tari Beremas Di pertunjukan Dul Muluk

    Tari yang merupakan simbol saat akan membuka ataupun menutup acara dan juga di tampilkan saat jedah atau istirahat ini, setiap kesenian dul muluk dari daerah memiliki tari beremas ini yang berbeda-beda gaya dan bahasa tetapi memilik kesamaan dalam tujuan.
  • 29

    Apr

    Bermula dari Syair Raja Ali Haji - Dul Muluk

    Dari manakah dulmuluk berasal? Ada beberapa versi tentang sejarah teater tradisional yang berkembang di Sumatera Selatan itu. Satu versi yang sering disebut- sebut, teater ini bermula dari syair Raja Ali Haji, sastrawan yang pernah bermukim di Riau. Penyair dan anggota Asosiasi Tradisi Lisan Sumatera Selatan, Anwar Putra Bayu, di Palembang, Selasa (28/2), mengungkapkan, salah satu syair Raja Ali Haji diterbitkan dalam buku Kejayaan Kerajaan Melayu. Karya yang mengisahkan Raja Abdul Muluk itu terkenal dan menyebar di berbagai daerah Melayu, termasuk Palembang. Seorang pedagang keturunan Arab, Wan Bakar, membacakan syair tentang Abdul Muluk di sekitar rumahnya di Tangga Takat, 16 Ulu. Acara itu menarik minat masyarakat sehingga datang berkerumun. Agar lebih menarik, pembacaan syair kemud
  • 24

    Apr

    Perlengkapan di dalam Pangkeng (Kamar) Penganten Palembang

    Perlengkapan di dalam Pangkeng (Kamar) Penganten Palembang terdiri dari : - Sarang tawon & Pliser - Beber Penetak - Bantal 7 susun di iring 5 susun & 3 susun - 2 Geguling (Bantal guling) - Ranjang (Amben) beralas Songket - Lemari Rek - Dampar : ( - Dampar tepak, - Dampar makan minum, - Dampar Sewet/baju) - Pemapak - Peti Khazana (Dubelkas) - Boon terdiri dari : ( - Manggis, - Cupu / Ponjen, - Teratai, - Patut, - Sena) - Tumbak Benderang - Bunga Langse - Lampu Stolp
- Next

Author

Follow Me